Pelabuhan Silopo Polman Beroperasi di Masa Pandemi, Berikut Rapat Koordinasi Persiapan bersama Gubernur

rencana pemulangan PMIB dari Sabah melalui pelabuhan Tanjung Silopo Polman dihadiri Gubernur Sulbar H.M. Ali Baal Masdar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 105

Mamuju, suarainsani.com – Pembukaan jalur pelayaran untuk Debarkasi dan Embarkasi Pekerja Mgran Indonesia (PMI) yang semula direncanakan dari Polewali Mandar melalui Pelabuhan Tanjung Silopo menuju Sabah Malaysia, akan kembali digelar.

Ada hal yang berbeda dalam rapat koordinasi kali ini, karena persiapan pelabuhan Tanjung Silopo akan dioperasikan untuk Deportasi PMI pada masa pendemi Covid-19.

Tampak hadir dalam rapat Gubernur Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar, Polres Polman, Makorem 142/tatag, OPD lingkup Pemerintah Sulawesi Barat dan Kabupaten Polewali Mandar, Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat Bidang Tenaga Kerja dan Hubungan Kerjasama, Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Kanwil Kementerian Hukum Dan Ham Provinsi Sulawesi Barat, Kepala KUPP Pelabuhan Tanjung Silopo, Danlanal Mamuju, perwakilan Kantor Pabean Pare-Pare, serta dari Balai Karantina Kesehatan Makassar.

OPD dan Lembaga Terkait hadir lengkap saat rapat yang berlangsung di Lt. 2

Dikonfirmasi setelah rapat berlangsung, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar, H. Bahtiar HS, SE, MH, menyampaikan bahwa sedang diupayakan agar Deportasi PMI yang sebagian besar berasal dari Sulawesi Barat dideportasi tidak lagi melalui Nunukan atau Pontianak, tetapi langsung dari Sabah ke Pelabuhan Tanjung Silopo Polewali Mandar.

“Kami bersama Gubernur sudah audensi dengan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta dan dalam waktu dekat akan berkunjung ke Polewali Mandar untuk memantau persiapan.” Tegas H. Bahtiar.

Dalam rapat persiapan yang di gelar di lantai 2 kantor Gubernur Sulawesi Barat, secara terperinci dibahas hal-hal yang terkait persiapan teknis diantaranya kunjungan kerja kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia  (BP2MI) dan rencana pemulangan PMI dari Sabah melalui pelabuhan Tanjung Silopo Polman.

Pada agenda kunjungan kerja kepala BP2MI diantaranya akan ada acara Penyerahan Piagam Penghargaan, Rapat koordinasi dengan semua OPD terkait untuk perlindungan PMI dan pencegahan terhadap sindikat perdagangan orang serta Peninjauan pelabuhan Tanjung Silopo,  Rumah Penampungan, dan RSUD  Polman.

Selain itu pada agenda rencana pemulangan PMI dari Sabah melalui pelabuhan Tanjung Silopo Polman telah dibahas Persiapan sarana dan prasarana Shelter/ Rumah Penampungan, Persiapan  sarana dan prasarana Pelabuhan, dan CIQS, Persiapan Penanganan Kesehatan, Persiapan Pengamanan Penjemputan, dan Penampungan, Persiapan Penanganan Pemulangan ke Daerah masing-masing,  Persiapan Penanganan Anggaran Akomodasi, Makan-minum, dan  Pelayanan Kesehatan, serta Persiapan Penanganan Dokumen Kependudukan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB).

Acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar H.M. Ali Baal Masdar, setelah dibuka oleh oleh Asisten Bidang Pemerintahan Drs. H. M. Natsir, MM, Gubernur Sulawesi Barat menyampaikan agar dalam proses deportasi nanti tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan yang paling penting budaya malaqbi kita sebagai orang Sulbar harus diperhatikan sehingga warga Indonesia atau PMIB yang datang dilayani dengan baik. (BB/MA)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter