Menag Apresiasi Langkah Tabayyun yang Dilakukan Banser Ansor Bangil

Menag Apresiasi Langkah Tabayyun Banser Ansor Bangil

Menag Apresiasi Langkah Tabayyun Banser Ansor Bangil

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 36

suarainsani.com – Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi tabayyun atau langkah klarifikasi yang dilakukan Banser PC Ansor Bangil. Klarifikasi terkait dugaan penghinaan terhadap sosok NU Habib Lutfi oleh akun media sosial seorang guru di sebuah lembaga pendidikan Islam di Rembang.

Yayasan tersebut ditengarai menjadi wadah penyebaran ideologi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang keberadaannya dilarang oleh Pemerintah.

“Saya mengapresiasi langkah tabayyun yang dilakukan PC Banser Ansor Bangil yang mengutamakan cara-cara damai dalam menyikapi gesekan yang terjadi di masyarakat terkait isu-isu keagamaan,” kata Menteri Agama Fachrul Razi di Jakarta, Sabtu (22/08).

Menteri Agama kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan tidak menggunakannya untuk menyebarkan kebencian, hinaan, terutama terkait isu agama yang sangat sensitif. Selain itu, Menag juga menegaskan tidak ada ruang bagi pengembangan ideologi apapun yang dimaksudkan sebagai pengganti Pancasila sebagai ideologi negara.

“Setiap umat beragama harus memiliki komitmen kebangsaan yang didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 yang telah menjadi kesepakatan bersama. Takwa dalam beragama tidak boleh berhadapan dengan kesetiaan pada negara,” ujarnya.

Menteri Agama sangat mengapresiasi peran serta masyarakat seperti yang ditunjukkan oleh Banser Bangil dalam menjaga kerukunan dan mengawal komitmen nasional dengan tetap berpegang pada koridor hukum.

“Ini tentu contoh yang baik. Kalau ada pelanggaran dan penyimpangan harus diserahkan ke proses hukum yang berlaku, hindari tindak kekerasan,” ujarnya.

Menurut Menteri Agama, jajarannya di Kankemenag Pasuruan telah menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dugaan penghinaan dan penyebaran ideologi HTI di wilayah tersebut. “Pejabat kami di Kanwil Jatim dan Kankemenag Pasuruan sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini sesuai ketentuan,” pungkasnya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter