243 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare Sulawesi Selatan

Pekerja Migran Indonesia (PMIB) saat tiba di pelabuhan Nusantara Parepare - Dok Suara Insani

Pekerja Migran Indonesia (PMIB) saat tiba di pelabuhan Nusantara Parepare - Dok Suara Insani

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 85

Parepare, suarainsani.com – 243 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan,  mereka langsung diperiksa oleh tim kesehatan setelah melakukan perjalanan dari Nunukan, Kalimantan Utara.

Pemeriksaan dilakukan beberapa meter dari dermaga oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar, Jumat (05/06/2020), dengan rincian Sulawesi 210 orang, NTT 24 orang, NTB 4 orang, Jawa Timur 4 orang, dan Kalbar 1 orang, dari 210 orang asal Sulawesi, 20 orang diantaranya berasal dari kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Penyemprotan disinfektan PMIB sebelum masuk kedalam Bus-Dok Suara Insani

Kepada media surainsani.com, Kepala BP2MI UPT Wilayah Makassar Mohd. Agus Bustami, SE.MM menyampaiakan  bahwa hari ini Jumat 05 Juni pukul 09.00 robongan PMI-B telah tiba di Parepare Sulawesi Selatan menggunakan Kapal KM. Thalia namun belum diturunkan dikarenakan masih menjalani pemeriksaan diatas kapal selanjutnya akan diserahkan langsung kepada perwakilan daerah masing-masing, prosedur yang dilakukan diupayakan sesuai standar, Dimulai Pemeriksaan suhu badan dan peyemprotan disinfektan di pelabuhan oleh tim kesehatan, selanjutnya WNI-B diserahkan ke masing-masing perwakilan pemerintah kab/kota “ia kapal sudah tiba sejak pagi tadi sekitar pukul 9.00 namun belum bisa merapat kepelabuhan, tim kesehatan dan BP3TKI  naik ke kapal terlebidahulu ntuk melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan, setelah itu barulah kapal merapat ke dermaga untuk mengevakuasi PMIB yang langsung diterima oleh masing-masing pemerintah kab/kota” tuturnya.  Dari pantauan tim media di pelabuhan Nusantara Parepare nampak penjagaan dan pengawalan begitu ketat oleh petugas terdiri dari TNI, POLRI, Sat Pol PP dan Perhubungan termasuk pihak otoritas pelabuhan Nusantara Parepare, satu persatu dibacakan nama PMIB berdasarkan kabupaten yang di dahului dari kabupaten Bone dan seterusnya.

Tim penjemput ( Polman Sulawesi Barat ) bersama Kepala BP3TKI Makassar sesaat sebelum meninggalkan pelabuan Nusantara Parepare-Dok Suara Insani

Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd., MM selaku Staf Khusus Gubernur Bidang Tenaga Kerja dan Hubungan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Sulawesi Barat yang juga Pemerhati Pekerja Migran Indonesia, kepada media menyampaikan bahwa mereka (PMIB) di deportasi dari Tawau Sabah Malaysia pada tanggal 3 Juni 2020 karena beberapa kasus diantaranya kasus Narkoba, Ilegal dan Overstay, kusus untuk warga Sulawesi Barat hanya terdapat 2 kasus yakni kasus overstay dan ilegal.

Tampak hadir dalam menjemput rombongan PMIB, perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, Terdiri dari Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd., MM selaku Staf Khusus Gubernur, Armon. S.Sos Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar, dan Hj. Rosmiani, SE,M,Kes Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulbar, juga tampak hadir Perwakilan Kabupaten Polewali Mandar terdiri dari.  Sekda Kabupaten Polewali Mandar, Ir. Andi Bebas Manggazali, M.Si, Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar, Yusuf Djalaluddin Madjid, Kepala Satpol PP Polewali Mandar, Drs. Aco Jalaluddin, Kalaksa BPBD A. Afandi Rahman ST, M.Si, Kepala Dinas P2KBP3A Ahmad Kilang, Spd, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Drs. M. Aksan Amrullah,MM,  Camat Campalagian, Drs. Muh. Ilyas. MM. Kepala Bidang Tenaga kerja Distransnaker-ESDM Polewali Mandar, Yusdi Paksi Segara, S.STP., M.Adm.KP.

Dari pantauan tim media, Tim penjemputan bersama rombongan PMIB asal Sulawesi Barat meninggalkan pelabuhan Nusantara Parepare sekitar pukul 16.30 Wita menuju Polewali Mandar Sulawsi Barat, selanjutnya PMIB di hantar ke Stadion S.Mengga yang merupakan tempat karantina yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Dilokasi karantina, Sekda Polewali Mandar Ir. Andi Bebas Manggazali, M.Si saat diwawancara oleh tim media menyampaikan bahwa sesuai arahan Bupati Polewali Mandar, mereka (PMIB) akan dikarantina dan mengikuti beberapa proses “ jadi sesuai arahan bapak Bupati Polewali Mandar, warga kita ini akan dikarantina dulu disini sambil mengikuti beberapa proses diantaranya pemeriksaan kesehatan, mereka (PMIB) kelihatan sehat bugar namun besok kita tetap datangkan tim dokter untuk melakukan pelayanan kesehatan karena diantara beberapa PMIB ini ada yang kulit  badanya gatal-gatal ” tuturnya. Pantauan media, fasilitas  karantina cukup lengkap dan layak ditempati, bahkan setiap PMIB diberikan 1 set alat mandi dan masker.

Penyemprotan disinfektan PMIB saat tiba di lokasi karantina Kabupaten Polewali Mandar-Dok Suara Insani

Ditempat terpisah, Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd.,MM kepada media menyampaikan Apresiasi yang setinggi-tingginya  kepada Gubernur Sulawesi Barat dan secara Khusus kepada Bupati Polewali Mandar atas perhatian dan kepeduliannya kepada PMIB yang berasal dari Polewali Mandar Sulawesi Barat “ saya secara pribadi sebagai Pemerhati Pekerja Migran Indonesia berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Barat Bapak Andi Ali Baal Masdar  dan secara khusus kepada  Bupati Polewali Mandar Bapak Andi Ibrahim Masdar yang begitu peduli dan merespon dengan cepat dalam menangani evakuasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia yang di deportasi dari malaysia ke daerah asalnya masing-masing” tuturnya, sekalilagi terimakasih “Sulbar Malaqbi’, Polman Jago ”, tutupnya. (MA)

Please follow and like us:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter