Kesekian Kali, 12 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah Asal Polewali Mandar Sulawesi Barat Kembali Dideportasi dari Malaysia

Rombongan-Pekerja-Migran-Indonesia-saat-menaiki-kapal-KM.-Tahlia-menuju-Parepare Sulawesi Selatan

Rombongan-Pekerja-Migran-Indonesia-saat-menaiki-kapal-KM.-Tahlia-menuju-Parepare Sulawesi Selatan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 180

Polman, suarainsani.com – Setelah sebelumnya 3 WNI Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Bermasalah dideportasi dari Malaysia, kini 12 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) Polewlai Mandar terjaring lagi dideportasi pada Rabu (03/06/2020).

Sebagaimana informasi media sebelumnya dikabarkan bahwa deportasi WNIB sebelumnya sejumlah 164 yang diantaranya 4 orang dari Sulawesi Barat dengan rincian 3 orang dari Polman dan 1 dari Pasangkayu, kini berdasarkan informasi melalui surat BP3TKI Nunukan yang ditujukan kepada BP3TKI Makassar pada tanggal 2 Juni 2020 dengan nomor surat : B. 532/BP3TKI-14/NNK/VI/2020, dikabarkan Pemulangan PMI Deportan sebanyak 243 orang, 12 orang berasal dari Kabupaten Polman.

Pemeriksaan Kesehatan setelah tiba di pelabuhan Tunontaka Nunukan oleh Tim Gugus Covid 19 Nunukan.

BP3TKI Nunukan telah menyurati  BP3TKI Makassar dengan  nomor surat : B. 532/BP3TKI-14/NNK/VI/2020, tanggal 2 Juni 2020 Perihal Pemulangan PMI Deportan sebanyak 243 orang yang ditujukan kepada Kepala UPT  BP2MI Wilayah Makassar yang ditandatangani langsung oleh Kepala BP3TKI Nunukan Kombes. Pol. Hotma Victor Sihombing, S.I.K dimana para deportan yang adalah PMI-B akan  di pulangkan ke daerah asalnya masing-masing dengan menggunakan KM. Thalia Exspress dengan rute Nunukan – Parepare.

BP3TKI Makassar telahpun menindaklanjuti surat BP3TKI Nunukan dengan nomor surat : 693/BP3TKI-15/VI/2020, Tanggal 3 Juni 2020  perihal Pemulangan WNI/PMI yang ditujukan kepada Bupati Polewali Mandar Cq. Kadis Naker Kabupaten Polewali Mandar dimana BP3TKI Makassar meminta untuk memfasilitasi evakuasi WNI/PMI dimaksud ke daerah asalnya masing-masing dimana 12 orangdari Polewali Mandar.

Sebelumnya kepala BP3TKI Nunukan telah menyurati Bupati Polewali Mandar dengan nomor surat B.534/BP3TKI-14/VI/2020 perihal Permohonan Penjemputan PMI-B dimana kepala  BP3TKI Nunukan Nunukan Kombes. Pol. Hotma Victor Sihombing, S.I.K  memohon kepada Bupati Polewali Mandar agar dapat menjemput PMI-B asal Polewali Mandar Sulawesi Barat di pelabuhan Parepare pada tanggal 5 Juni 2020.

Selain surat resmi, Kepala BP3TKI Nunukan  juga mengirim pesan singkat kepada Staf Khusus Gubernur Sulawesi Barat Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd.,MM menyampaikan  bahwa hari ini tanggal 3 Juni 2020 pukul 10.30 WIB, robongan PMI-B telah tiba di Pelabuhan Tunontaka Nunukan Kalimantan Barat menggunakan Kapal KM. Mid East dari Tawau Sabah Malaysia selanjutnya mengikuti pemeriksaan Covid 19 dan pendataan oleh BP3TKI Nunukan.

“Setelah pemeriksaan dan pendataan para PMI-B akan diberangkatkan ke Parepare menggunakan KM.Thalia Exspress, mohon bantuan bapak menyampaikan surat kami kepada Bapak Bupati Polman”. tulisnya dalam pesan singkat.

Antrian Rombongan PMIB saat menaiki kapal KM. Thalia Exspress di Nunukan Menuju ke Parepare

Kepada media suarainsani.com, Staf Khusus Gubernur Sulawesi Barat yang juga Pemerhati Pekerja Migran Indonesia Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd.,MM menyampaiakan bahwa surat dari Kepala BP3TKI Nunukan telah diteruskan kepada Bapak Bupati Polewali Mandar melalui Kepala Bagian Humas dan Protokoler setda Polman  Dr. Aco  Musaddad untuk disampaikan kepada bapak Bupati Polman.

“Surat sudah saya kirim ke kabag Humas untuk ditindaklanjuti ke Bupati Polman sejak kemarin sore, namun sampai saat ini saya belum mendapat informasi kembali tentang kesiapan penjemputan di parepare”. tuturnya.

Walau demikian Firdaus yang juga merupakan Ketua Yayasan Peduli Insani Nusantara menyampaikan bahwa beliau telah berkoordinasi juga dengan Kepala Bidang Tenaga kerja Distransnaker-ESDM Polewali Mandar, Yusdi Paksi Segara, S.STP., M.Adm.KP dan Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar Yusuf Djalaluddin Madjid.

Firdaus menambahkan bahwa pemkab polman pasti akan melakukan penjemputan warganya, hanya saja kami menunggu arahan pimpinan (Bupati).

Pada kesempatan yang sama Firdaus juga menyampaikan bahwa telah berkoordinasi dengan Kepala BP3TKI Makassar Mohammad Agus Bustami dimana BP3TKI Makassar mengharapkan agar pihak Pemkab Polman dapat mengambil peran dalam penjemputan PMIB.

Ditempat terpisah Agus Bustami saat dikonfirmasi oleh tim suarainsani.com menyampaikan bahwa pihaknya telah menyurati Bupati Polman melalui Dinas Tenaga Kerja Polman untuk memfasilitasi penjemputan PMIB di Parepare.

“Kami berharap pemkab polman dapat mengambil peran dalam penjemputan warganya dan tentunya melibatkan instansi terkait dikarenakan pada saat ini kita masih dalam suasana pandemi covid 19 sehingga harus memastikan mereka sehat dan mencega penyebaran virus corona”. tuturnya,.

Agus menambahkan bahwa semua kabupaten sama protapnya pada saat penjemputan dengan melibatkan instansi terkait diantaranya, Disnaker, Dinsos, Sat Pol PP, Perhubungan dan Dinas Kesehatan.   (MA)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter