Masih di Masa Pandemi, Empat Pekerja Migran Bermasalah Warga Desa Laliko Campalagian Polman akan Tiba

Suasana sekitar Pelabuhan Nusantara Pare-pare menanti kedatangan Kapal KM. Thalia yang mengangkut WNIB sebelumnya dipulangkan dari Malaysia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 76

Sulbar, suarainsani.com –  Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat harus kembali siaga, pasalnya setelah sebelumnya mendapat kiriman tiga WNI Bermasalah dari Malaysia, kini dikabarkan Empat lagi Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) asal Desa Laliko Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, akan segera tiba.

Seperti dikabarkan sebelumnya, melalui detik.com (21/05/2020) sebanyak 142 PMIB dideportasi dan menjalani Rapid Test, empat PMIB asal Sulawesi Barat ternyata semuanya adalah warga Desa Laliko.

Baca Juga : Hanya 111 dari 164 WNI Dipulangkan dari Malaysia, Berikut Laporannya

Hal ini diungkapkan Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd., MM selaku Staf Khusus Gubernur Bidang Tenaga Kerja dan Hubungan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Sulawesi Barat melalui Media.

Dikonfirmasi terkait status PMIB tersebut, Firdaus menyampaikan bahwa keempat warga Polewali Mandar tersebut, punya passport namun tidak memiliki permit kerja, sehingga oleh Imigrasi Malaysia mereka harus dideportasi.

“Kita akan terus kedatangan PMIB dalam waktu dekat ini, karena memang menurut data PMIB asal Sulawesi Barat yang kami pantau melalui data YAPINUS, tidak sedikit yang berada di Malaysia, dan siap untuk dipulangkan”. Tegas Firdaus kepada media.

Firdaus dalam wawancara melalui line telepon menyayangkan pemulangan ini di saat-saat pandemic covid-19 masih sedang tinggi-tingginya, khususnya di Sulawesi Barat.

Saat dikonfirmasi keberadaan PMIB asal Campalagian tersebut, Firdaus menyebutkan bahwa PMIB tersebut sudah berada di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Pontianak, sebagai lokasi penampungan PMIB, setelah sebelumnya dipulangkan melalui PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Terpadu Entikong Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Saat dikonfirmasi terkait kondisi pemeriksaan kesehatan PMIB tersebut,  Firdaus menyampaikan bahwa telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Karantina Kesehatan Entikong, dan sementara menjalani karantina mandiri, dan dalam waktu dekat akan dipulangkan menunggu arahan dari BP2MI wilayah Pontianak.

Terkait persiapan penjemputan PMIB tersebut, sampai berita ini diturunkan, belum ada koordinasi dari pemerintah Kabupaten. Namun, menurut Firdaus, hal ini telah dikoordinasikan dengan Gubernur Sulawesi Barat, H.M. Ali Baal Masdar, dan Gubernur siap membantu memfasilitasi hal ini, dan akan memantau secara langsung.

“Koordinasi saya kepada Bapak Gubernur, terkait beberapa data-data PMIB asal Sulawesi Barat, dengan dasar Informasi dari Kepala UPT BP2MI Wilayah Pontianak, Kombes Pol. Erwin Rachmat, S.I.K, melalui surat resmi tentang daftar nama PMIB asal Sulawesi Barat”. Tambahnya (BB/MA)

Please follow and like us:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter