Data Pekerja Migran Bermasalah Asal Sulbar yang akan Dipulangkan Terus Bertambah, Pemerintah Daerah Sulbar Harus Waspada

WNI sebelumnya yang turun di Pelabuhan Nusantara Pare-pare langsung ditangani sesuai SOP Kesehatan pencegahan Penyebaran Covid-19

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 24

Sulbar, suarainsani.com –  Dilansir berdasarkan rilis surat oleh Kepala UPT BP2MI Wilayah Pontianak, Kombes Pol. Erwin Rachmat, S.I.K, tentang daftar nama PMIB asal Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terdapat 29 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB).

Informasi ini sebagaimana pesan resmi melalui media oleh Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd., MM selaku Staf Khusus Gubernur Bidang Tenaga Kerja dan Hubungan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Sulbar.

“Jumlah itu masih data per tanggal 11 Mei 2020, namun baru-baru ini ada info bahwa ada tambahan 3 lagi yang baru dideportasi, sehingga total 32 orang”. Papar Firdaus yang juga ketua Yayasan Peduli Insani Nusantara yang bergerak dibidang kemanusiaan.

Firdaus menambahkan, bahwa pemantauan kepulangan PMIB asal Sulbar dalam masa pandemi covid ini akan terus bertambah. Sesuai hasil koordinasi juga dengan kepala UPT BP2MI Nunukan, bahwa setelah lebaran akan ada deportasi PMIB sebanyak 300 orang, diperkirakan 30% merupakan warga Sulbar.

Menyoroti 32 PMIB yang saat ini telah di deportasi, Firdaus menyampaikan bahwa info dari Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Jalil Muhammad, bahwa para PMIB telah mendapat Rapid Test, dan dinyatakan kondisi sehat, tidak terpapar Covid-19.

Namun, untuk upaya pencegahan, 32 PMI saat ini masih berada di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Pontianak, untuk menjalani karantina dan segera akan dipulangkan ke daerah masing masing dalam waktu dekat ini.

Terkait mekanisme pemulangan, Informasi dari kepala UPT BP2MI Pontianak, diharapkan pemerintah daerah masing-masing dapat menjemput PMIB di Pelabuhan Makassar dan memastikan mereka sehat untuk tindakan selanjutnya. Para PMIB ini akan berangkat dari Pelabuhan Pontianak menuju Pelabuhan Makassar melalui Pelabuhan Semarang. Informasi kepastian jadwal pemberangkatan menurutnya, akan disampaikan kemudian.

Hasil pantauan Media suarainsani.com pada penjemputan tiga orang warga Sulbar yang dipulangkan dari Malaysia pada Minggu (17/05/2020) yang tiba di Pelabuhan Nusantara Pare-pare, tim penjemputan dari pemerintah Sulawesi Barat dinilai tidak begitu siap dibanding tim gugus tugas dari daerah lain yang datang dengan mekanisme SOP kesehatan dan tim lengkap.

Menanggapi hal ini, Firdaus menyampaikan bahwa hal tersebut sudah dimaksimalkan, paling tidak dapat melayani warga kita untuk kembali ke Sulbar. Firdaus berharap, pada penjemputan berikutnya pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kabupaten, harus lebih siap dan menanggapi dengan serius agar upaya penjemputan PMIB dapat lebih maksimal, apalagi dengan kondisi penyebaran Covid-19 saat ini, sangat penting untuk diwaspadai. (BB/MA)

Please follow and like us:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter