Hanya 111 dari 164 WNI Dipulangkan dari Malaysia, Berikut Laporannya

Prosedural Pemeriksaan Kesehatan meliputi pemeriksaan suhu tubuh dan rapid tes

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 189

Nunukan, suarainsani.com – Informasi pemberangkatan WNI Stranded Tawau Malaysia, yang semula diberitakan akan dipulangkan, berdasarkan Surat Konsulat RI Tawau Malaysia nomor : 032/KEPPRI/V/2020 tanggal 10 Mei 2020 perihal Pemulangan WNI Stranded ke Nunukan, kini sudah tiba di pelabuhan Internasional Tunontaka Nunukan pada Jumat (15/05/2020).

Hadir langsung dalam penjemputan WNI tersebut, Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, SE,  MM, Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, S. Ik, MH, Dandim 0911/Nunukan, Letkol CZI Eko Pur Indriyanto SE, MI Pol, M. Tr (Han), Sekda Kabupaten Nunukan, Serfianus,  S.IP,  M.Si, Kepala KSOP Nunukan, Syarif Bustaman, dan  GM. PT. Pelindo 4 Nunukan, Teguh Firdaus.

Pukul 11.30 WITA 111 WNI yang diberangkatkan menggunakan Kapal KM. Purnama Ekspress (100 orang) dan KM. Francis Ekspress (11 orang) membawa WNI Stranded Tawau Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Tunontaka Nunukan, dan langsung mendapat penanganan sesuai Protokol Kesehatan  yaitu meliputi penyemprotan cairan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh.

Suasana Pemeriksaan Suhu Tubuh oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Selain itu juga dilakukan prosedur pemeriksaanriwayat perjalanan dan kondisi kesehatan penumpang saat tiba di pelabuhan Tunontaka. Pemeriksaan udara dalam tubuh, dan Rapid Test berupa pengambilan sampel darah untuk mendeteksi anti body tidak lepas dilakukan oleh tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan.

Tim pemeriksa kesehatan yang bertugas terdiri dari Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan sebanyak 31 orang yang dengan ketua team drg. Adji Priyonoto. Juga turut hadir tim KKP Nunukan 6 orang, Urkes Polres Nunukan 2 orang, Tim CRT Polres Nunukan dan Polsek KSKP 10 orang, perwakilan Bea Cukai Nunukan 8 orang, Imigrasi Nunukan 5 orang, serta Pengamanan kegiatan oleh gabungan TNI / Polri Polres Nunukan dan Polsek KSKP, Kodim 0911 Nunukan,  dan Lanal Nunukan.

Tim gugus tugas setelah melakukan pemeriksaan menyimpulkan bahwa dari 111 WNI yang tiba di pelabuhan Internasional Tunontaka Nunukan, semua menunjukkan kondisi Negatif terhadap ciri dan gejala Covid-19.

Suasana Pemeriksaan Darah

“WNI yang tiba di pelabuhan Tunontaka Nunukan, setelah pemeriksaan, mereka masih diminta menunggu di ruang tunggu untuk menanti kesimpulan semua hasil tes oleh tim kesehatan, barulah dapat diberangkatkan ke daerah masing-masing.” info Kepala B3TKI Nunukan Bapak Kombes Pol Hotma Victor Sihombing, S.I.K  yang dikonfirmasi melalui media.

Selain itu, saat dikonfirmasi terkait kepulangan hanya 111 dari 164 WNI yang awalnya diberitakan, Kepala BP3TKI Nunukan menambahkan dalam informasinya bahwa  WNI yang mau dipulangkan itu tersebar di seluruh wilayah Sabah, dan banyak yang sudah daftar ke konsulat RI Tawau untuk dipulangkan namun mereka tidak hadir di Konsulat saat akan diberangkatkan ke Nunukan.

Informasi lainnya bahwa dari 111 WNI yang dipulangkan, setelah melalui proses pemeriksaan, mereka dinyatakan dalam kondisi sehat dan hasil Rapid Test semua dinyatakan Non Reaktif sehingga selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan sesuai tujuan masing-masing.

KM. Thalia yang memberangkatkan WNI Menuju Pelabuhan Nusantara Pare-pare

Saat dikonfirmasi terkait kepulangan WNI asal Sulawesi, Informasi melalui Bapak Firdaus Gigo Atawuwur, S.Pd., MM selaku Staf Khusus Gubernur Bidang Tenaga Kerja dan Hubungan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Sualwesi Barat, yang mendapat info awal terkait kepulangan WNI ini, menyampaikan bahwa saat ini 88 WNI dengan tujuan pelabuhan Nusantara Pare-pare telah diberangkatkan dengan armada KM Thalia pada pukul 05.00 sore tadi (15/05/2020).

Sementara lainnya, menurut Informasi beliau tujuan Nunukan dan Sebatik 13 orang kembali kerumah masing-masing dan melaksanakan karantina mandiri. Tujuan Tarakan dan Kaltim 10 orang, sambil menunggu perjalanan lanjutan ke kota tujuan masing-masing, 6 orang menginap di tempat keluarga dan ada 4 orang lainnya yang menginap di Rusunawa.

 “Dari 88 yang menuju pelabuhan Nusantara Pare-pare Ada 3 orang WNI asal Sulbar dan juga akan dipulangkan.” Infonya kepada Media.

Tambahnya KM, Thalia yang memberangkatkan WNI asal Sualwesi termasuk dari Sulbar ini diperkirakan akan tiba di pelabuhan parepare pada tanggal 17 Mei 2020 pagi, dan khusus untuk WNI asal Sulbar telah dilakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulbar untuk tindakan selanjutnya. (LN/MA)

Please follow and like us:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter