Membahas Dokumen Kesepakatan Bantuan, Pemprov Sulbar dan Pemda Polman Siap Membantu Pekerja Migran Melalui Pelabuhan Silopo

Rapat Pembahasan Pemberian Bantuan Kepada PMI

Rapat Pembahasan Pemberian Bantuan Kepada PMI

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 146

Surabaya, suarainsani.com – Pekerja Migran Indonesia Asal Sulawesi Barat dan sekitarnya patut berbahagia, Pasalnya telah disepakati dalam Pembahasan pemberian bantuan kepada Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) antara Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) dan Pemda Polewali Mandar (Polman) pada Rabu (15/01/2020).

Dalam pembahasan kesepakatannya, Pemprov Sulbar dan Pemda Polman sepakat untuk menyiapkan anggaran alokasi khusus yang akan membantu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Silopo, baik yang berasal dari Sulawesi Barat maupun di luar Sulawesi Barat.

Acara yang berlangsung di Hotel Four Point By Sheraton Surabaya tersebut dihadiri Bupati Polewali Mandar, H. Andi Ibrahim Masdar, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulbar, Khaeruddin Anas, Staf Khusus Gubernur Sulbar bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Luar Negeri, Firdaus Gigo Atawuwur, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Polman, Sukirman Saleh, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Polman, Aco Musaddad, Kabid Tenaga Kerja Polman, Yusdi Paksi Segara serta Direktur Utama PT. Panca Merak Samudera, Rudi Effendi Suminto selaku perusahaan pemilik kapal yang akan beroperasi di Pelabuhan Silopo.

Suasana Pertemuan

“Apapun yang dibutuhkan oleh pihak Pelabuhan terkait sarana dan prasarana di Pelabuhan Tanjung Silopo, agar segera dikomunikasikan.” Tegas Bupati Polman, H. Andi Ibrahim Masdar dalam sambutannya.

Tambahnya, bahwa anggaran yang diberikan semata-mata untuk membantu Pekerja Migran kita, karena pelabuhan ini memang diperuntukkan utamanya untuk aktifitas Embarkasi dan Debarkasi PMI. Namun juga disamping itu sekaligus memperkenalkan segala fasilitas dan kelebihan yang dimiliki di Pelabuhan Silopo yang terletak di Kabupaten Polman.

Ditempat berbeda, saat ditanya mengenai agenda pelayaran perdana sejauh ini, Firdaus Gigo Atawuwur selaku Staf Khusus yang memfasilitasi hubungan kerjasama ini, menyampaikan bahwa kemungkinan kita akan undur awal Maret nanti berhubung masih terdapat beberapa tahapan yang perlu dilakukan, diantaranya kesesuaian waktu dan koordinasi dengan Pemerintah Negara Bagian Sabah, Malaysia. (MA/ BB)

Please follow and like us:
error
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter