Menerima Joint Statement Hasil BIMP-EAGA Transport Ministers Meeting ke-12, Berikut Harapan Bupati Polman terkait Pelabuhan Tanjung Silopo

Penyerahan secara Simbolis Joint Statement BIMP-EAGA kepada Bupati Polewali Mandar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 320

Update Terkini Persiapan Pelabuhan Tanjung Silopo, Wawancara Eksklusif Bupati Polman

Polewali Mandar, suarainsani.com – Menindaklanjuti hasil pertemuan empat menteri bidang transportasi dalam Perkumpulan regional empat negara Brunei Darassalam, Indonesia, Malaysia, Philippine East ASEAN Growth Area (BIMP – EAGA), Staf Khusus Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Firdaus Gigo Atawuwur yang hadir dalam pertemuan tersebut berkoordinasi bersama Bupati Polewali Mandar dan Dinas terkait pada Senin (30/12/2019).

Selain berkoordinasi terkait masuknya Pelabuhan Tanjung Silopo dalam Joint Statement tersebut, Firdaus bersama Bupati, Para Asisten dan Kepala Dinas terkait terlihat serius membahas persiapan Pelabuhan Tanjung Silopo yang sudah mendekati final tersebut.

“Kita berharap dalam dua bulan ini, Insya Allah pertengahan Februari, pelayaran perdana di Pelabuhan Tanjung Silopo akan segera terlaksana, apalagi sudah ada solusi subsidi BBM untuk bulan pertama pelayaran.” Tegas Bupati Polewali Mandar (Polman), H. Andi Ibrahim Masdar saat ditemui disela acara koordinasi yang berlangsung di pelataran Taman Pacuan Kuda Polewali Mandar.

Tambahnya, Bupati Polman berharap dengan masuknya Pelabuhan Tanjung Silopo dalam pembahasan empat negara tersebut, Polman harus mempersiapkan diri, termasuk komoditas apa yang dibutuhkan keempat negara tersebut, sehingga kedepan sebelum pelayaran perdana pihak pemda polman akan mengumpulkan himpunan dan asosiasi pengusaha, untuk menganalisa potensi daerah yang dibutuhkan oleh negara-negara yang siap kerjasama tersebut.

Diketahui dalam Joint Statement yang terdiri atas 22 pernyataan bersama empat menteri, pada poin kesepakatan ke-13 menyebutkan bahwa melalui Jalur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Silopo – Lahad Datu, dapat meningkatkan pergerakan ekonomi, dan pengangkutan orang.

Dokumentasi lain saat petemuan tingkat menteri BIMP-EAGA ke-12

Dilain kesempatan telah diberitakan bahwa selepas pertemuan empat menteri di Westin Hotel Jakarta, pada Kamis, (5/12/2019) lalu, Pelabuhan Tanjung Silopo, Sulawesi Barat diharapkan menjadi gerbang pelayaran Indonesia yang menghubungkan sektor perdagangan, ekonomi, sosial, pariwisata, dan budaya ke seluruh dunia melalui destinasi di Lahad Datu, Malaysia, diantaranya negara-negara besar dunia seperti negara-negara eropa, India, china, dan Australia.

Menanggapi kendala pelayaran perdana yang terus tertunda selama ini, mewakili Pemprov Sulbar, Firdaus menyampaikan bahwa sejak bulan Oktober sebenarnya sudah siap beroperasi, namun kendalanya ada pada harga tiket yang terlalu mahal, tanpa subisidi dapat mencapai 1.5 juta rupiah, sehingga dengan subsidi awal harga tiket dapat ditekan dan menjadi promosi awal untuk memperkenalkan pelabuhan Tanjung Silopo, Polman. (MA/ BB)

Please follow and like us:
error
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter