Luncurkan Program PeKaBUMDes, Unasman Yakin Gandeng Desa di Polman Menuju Desa Mandiri

Foto Bersama Rektor, Para Narasumber, dan Perwakilan Kepala Desa yang Hadir

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 41

Polewali, suarainsani.com – UniversitasAl Asyariah Mandar (Unasman) meluncurkan program Penguatan Kader Badan Usaha Milik Desa (PeKaBUMDES) pada Rabu (23/10/2019) di Auditorium Prof. Dr. KH Sahabuddin Unasman. Program yang didesain khusus ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Desa dalam memaksimal dan memberdayakan kinerja Badan Usaha Milik Desa, yang menurut data belum ada yang berdaya saing tinggi.

Program yang memiliki tagline khusus #BUMDESNAIKKELAS ini, diluncurkan dan disosialisasikan bersamaan dengan seminar pembangunan desa yang bertemakan “Penguatan dan Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa sebagai Langkah Strategis Menuju Desa Mandiri” yang menghadirkan para kepala desa, BPD, serta pengurus BUMDes se-Polewali Mandar.

“Melalui Program ini Kami yakin, dapat membantu desa dalam melakukan analisis berkelanjutan berbasis partisipatif untuk memetakan potensi alam dan potensi sosial, sehingga dihasilkan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL), dan dapat mengantarkan desa di Sulawesi Barat menuju desa Mandiri” Papar Basri, S.Kom., MT selaku Ketua Program saat sosialisasi dihadapan para kepala desa, BPD, serta pengurus BUMDes se-Polewali Mandar.

Ketua program sekaligus Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unasman ini, menegaskan bahwa program ini telah didesain jauh hari bukan program tiba masa tiba akal. Program ini menurutnya melalui berbagai tahapan, dimulai observasi dan analisis data desa yang telah terkumpul dalam beberapa tahun ini, serta dilandasi beberapa masukan pemerintah desa saat roadshow Seminar Pembangunan Desa di beberapa kecamatan lalu, hingga penyusunan kurikulumnya.

Sosialisasi Program dirangkaikan Seminar Pembangunan Desa oleh Narasumber Mas’ud Saleh dan Sulihin Azis

Program yang akan dijalankan dalam waktu dekat ini, menurut Basri akan diawali dengan Nota Kesepahaman dengan desa yang berminat, setelah itu akan ada pelatihan partisipatif selama 16 hari kepada kader BUMDes yang diutus oleh desa, setelah itu akan dihasilkan RKTL yang akan dimusyawarahkan di tingkat desa. Kemudian lebih lanjut proses pendampingan akan tetap dilakukan selama 3 tahun. Harapannya dengan pendampingan selama itu segala potensi alam dan potensi sosial di desa dapat dimaksimalkan dalam menghasilkan Pendapatan Asli Desa.

Ditempat yang sama, Rektor Unasman, Dr. Hj. Chuduriah Sahabuddin, M.Si, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Tridarma Universitas, sehingga sudah layak Unasman ikut berkiprah membantu pemerintah.

“Kami telah mempersiapkan SDM yang akan menjadi trainer program, bahkan saat ini kami memiliki Trainer Nasional Pendamping BUMDes, selain itu kami juga akan menghadirkan Master Trainer BUMDes, hingga tokoh-tokoh pembangun BUMDes dari Jawa yang sudah sukses membawa desanya berpenghasilan Milyaran” Tegas Rektor.

Please follow and like us:
error
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter