Upaya Mengurangi Pekerja Migran Indonesia Luar Negeri Bermasalah, Layanan Terpadu Satu Atap Polewali Mandar Segera Beroperasi

Gubernur Sulawesi Barat H. M. Ali Baal Masdar, Bupati Polewali Mandar, serta Unsur BNP2TKI Menghadiri Rapat Koordinasi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hits: 104

Polewali Mandar, suarainsani.com – Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) untuk pelayanan dokumen Calon Pekerja Migran Indonesia Luar Negeri segera beroperasi di Kabupaten Polewali Mandar. Hal ini sebagaimana hasil rapat koordinasi yang digelar pada hari Rabu (31/07/2019).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Bappeda Polewali Mandar ini, dihadiri Gubernur Sulawesi Barat, Bupati Polewali Mandar, Dr. Haposan Saragih, M.Agr selaku Direktur Kerjasama Verifikasi penyiapan dokumen dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) beserta rombongan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Barat dan kabupaten Polewali Mandar, Perwakilan Imigrasi, serta Perwakilan Bea Cukai Wilayah Pare-Pare.

Suasana Rapat dihadiri OPD Imigrasi Bea Cukai dan beberapa unsur terkait lainnya

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Barat, H.M. Ali Baal Masdar optimis LTSA di Polewali Mandar ini akan segera diresmikan jika semua Sumber Daya telah siap.

“Kita akan mempercepat segala yang dibutuhkan, dan kami yakin ini segera terwujud dalam waktu dekat, karena Kabupaten Polewali Mandar daerah yang kita anggap paling siap, baik karena adanya kesiapan pelabuhan embarkasi dan debarkasi di Silopo, juga Sumber Daya Manusia yang cukup menunjang, selain itu Polewali Mandar merupakan lokasi strategis dan juga kantong PMI di Sulawesi Barat.” Tegas Gubernur Sulawesi Barat.

LTSA yang segera terwujud ini sebagai upaya dalam mewujudkan pelayanan Perlindungan yang efektif, efisien, transparan, dan mempercepat peningkatan kualitas layanan bagi PMI di Sulawesi Barat dan daerah-daerah sekitar lainnya secara umum, sehingga pengiriman PMI khususnya ke Luar Negeri yang bermasalah selama ini dapat dikurangi.

Dr. Haposan Saragih, M.Agr, mewakili BNP2TKI selaku Direktorat yang akan melakukan verifikasi kelayakan LTSA, optimis dengan kesiapan daerah Kabupaten Polewali Mandar setelah dilakukan rapat koordinasi ini.

Hal ini sejalan dengan Surat Mendagri Nomor 061/1854/SJ tanggal 23 Maret 2018, agar Mendorong Bupati/Walikota dalam membentuk LTSA sekaligus pengalokasian anggaran, jika suatu daerah dianggap siap serta merupakan wilayah kantong PMI.

Dalam pemaparannya, Dr. Haposan Saragih, M.Agr mengapresiasi pemerintah Sulawesi Barat atas gagasan ini, apalagi dengan adanya pelabuhan embarkasi dan debarkasi yang tidak lama lagi akan segera beroperasi.

Dr. Haposan Saragih, M.Agr memaparkan materi

“Fungsi LTSA ini nantinya  akan mengintegrasikan enam fungsi dalam satu kantor yaitu kependudukan, ketenagakerjaan (rekom paspor, PP,PK,PAP, KTKLN), kesehatan, keimigrasian, kepolisian, dan jaminan sosial, dengan prinsip layanan, Terintegrasi, Non Tunai, dan Berbasis Sistem Online, sehingga dibutuhkan sarana dan prasarana serta koordinasi yang baik” Papar Dr. Haposan Saragih, M.Agr dalam sambutannya dihadapan peserta rapat koordinasi.

Tambahnya dengan adanya LTSA ini maka akan Lebih cepat, mudah, dan murah dalam pelayanan dokumen PMI, menghapus citra negatif layanan PMI, menghapus calo proses layanan dokumen dan rekrutmen PMI, meningkatkan jaminan dan perlindungan PMI, serta meningkatkan peran Pemerintah Daerah.

Menjawab hal tersebut, Bupati Polewali Mandar, H. Andi Ibrahim Masdar, menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sudah mempersiapkan segala sesuatunya, dan siap mempercepat proses-proses yang dibutuhkan, termasuk saranan dan anggaran pendukung. (MA/ BB)

Please follow and like us:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter